Dari sekian banyak antivirus yang ada, kadang membuat kita ragu. Keraguan tersebut sangatlah mendasar bagi mereka yang sering berganti-ganti program anti virus. Mengapa ? karena setiap antivirus mempunyai berbagai macam pilihan atau pendeteksian. Dimana kadang antivirus itu sendiri ada yang bersifat sensitif atau hanya sekedar mendeteksi jenis virus tetapi tidak dapat melakukan pembersihan secara sempurna hal ini dikarenakan ada beberapa hal penyebabnya. Seperti belum updatenya antivirus dalam hal databasenya atau memang tidak dapat mendeteksi jenis virus tertentu (malware / trojan).

Oleh karena itu anda harua mengetahui jenis antivirus apa yang dapat anda gunakan. Untuk mengetahuinya anda dapat membaca artikel saya sebelumnya :

Antivirus yang Perlu Digunakan

Setelah anda membaca artikel tersebut mari kita kembali ke artikel ini. Jika anda pernah menggunakan antivirus ternama biasanya ada 2 jenis yaitu antivirus saja atau antivirus yang mendukung browser. Agar perlindungan terhadap komputer anda optimal, maka sebaiknya anda menggunakan antivirus yang telah mendukung browser. Hal ini disebabkan karena virus datangnya saat anda melakukan browsing.

Disaat anda telah menginstall program internet security, kadang timbul masalah baru. Dimana dengan menginstall program internet security maka ada program yang tidak dapat berjalan dengan normal karena dianggap mengandung virus. Terlebih lagi jika program yang menggunakan patch seperti program efaktur pajak. Disaat anda akan menjalankan program patch, maka file patch tersebut akan dihapua atau di karantina oleh program internet security tersebut.

Agar file patch dapat dijakankan atau program lain yang terdeteksi oleh antivirus namun program tersebut bersifat penting maka anda dapat melakukan pengaturan pada program antivirus tersebut agar dapat dikecualikan sebagai virus.
Hal ini terlepas apakah aman atau tidaknya anda dapat melakukan eksperimen atau mencobanya selama kurang lebih satu sampai dengan tiga hari. Apakah komputer tetap berjalan dengan normal atau menurun kinerjanya.

Seting Antivirus agar Tidak Memblokir Program tertentu :

Exclude setting
1. Buka program antivirus yang anda miliki dalam hal ini saya berikan contoh jika anda memiliki Program Malwarebytes
2. Masuk ke bagian Setting. Jika anda menggunakan program antivirus atau internet security yang lain maka biasanya menu ini berada pada menu scan lalu ada pilihan realtime protection.
3. Pilih Bagian Menu Exclusions. Disana anda akan menemukan pilihan baik dari file yang akan dipilih untuk tidak dilakukan scan secara realtime atau anda dapat memilih folder, maupun website tertentu.

Sebagai catatan dimana jika anda akan melakukan install file dengan jenis patch, maka sebaiknya yang dimasukan dalam file atau folder exclusionnya harus dipilih dua bagian. Yang pertama adalah file sumber sebagai program yang akan di install, misalkan program tersebut berada di dalam flash disk maka anda harus memasukan flash disk tersebut ke dalam menu exclution. Dan selanjutnya anda dapat memasukan juga folder program files atau program files(x86). Karena jika anda tidak melakukan ini maka program akan secara otomatis akan dihapus oleh program antivirus tersebut. Demikian langkah yang dapat anda lakukan disaat ada program yang anda gunakan tidak dapat berjalan dikarenakan program antivirus yang terpasang pada komputer anda.

Baca Juga




Silahkan berkomentar dengan sopan, terkait artikel yang sedang anda baca. Akan sangat saya hargai jika tidak meninggalkan link. Terima kasih atas kunjungannya.