Monday, December 24, 2018

Fungsi IF adalah salah satu rumus excel yang berfungsi sebagai rumus logika / untuk menentukan suatu asumsi tertentu. Contoh sederhananya kita asumsikan sebuah pernyataan "Jika anak berusia 4 tahun, maka disebut "Balita" (0 - 5 tahun), dan jika bukan 4 tahun "bukan balita". Dari pernyataan tersebut, maka rumus IF yang dapat dibuat adalah =IF(cellX;"Balita";"bukan balita"). Cell x adalah nilai yang diketahui untuk suatu argumen.

Lalu bagaimana cara menggunakan Rumus VLOOKUP ? Fungsi rumus ini hampir sama dengan fungsi IF. Perbedaannya adalah dalam menggunakan rumus VLOOKUP tidak boleh menggunakan dasar angka / nilai yang sama. Karena jika dasar angka / nilai sama maka hasil yang didapat adalah suatu data hasil yang terakhir.

Berikut contoh rumus VLOOKUP yang bisa anda terapkan, termasuk kemungkinan yang terjadi jika tidak terdapat data yang ada :

Pada contoh tersebut diatas terdapat suatu data yang berisi Nama, ID, Tanggal Lahir dan No KTP. Dari tabel tersebut kita asumsikan sebagai data master. Dan untuk memudahkan saya berikan contoh rumus yang terlihat di bawah tabel tersebut, dimana saya beri tanda dengan warna kuning, hijau dan merah muda.

Berikut penjelasan rumus yang saya berikan dari masing-masing warna :
1. Rumus yang saya beri warna kuning adalah untuk mencari NO ID dari Agus, sehingga rumus yang digunakan adalah : =VLOOKUP(B11;$B$4:$F$7;2). Dimana
 menyatakan no urut kolom yang tercantum pada tabel bagian no ID.

2. Rumus yang saya beri warna Hijau adalah untuk mencari Tanggal Lahir dari Tono, sehingga rumus yang digunakan adalah : =VLOOKUP(B11;$B$4:$F$7;3). Dimana angka tiga menyatakan no urut yang tercantum pada tabel bagian tanggal lahir.

3. Rumus yang saya beri warna Merah Muda adalah menunjukkan hasil yang tidak sesuai karena nama Dedi tidak terdapat dalam data. Lalu mengapa tetap mendapatkan hasil ? Karena pada rumus VLOOKUP jika tidak terdapat nilai yang sama pada sumber data, maka akan menggunakan data terakhir yang ada.

Oleh karena itu, kita dapat menggunakan fungsi IF sebagai rumus yang dapat membantu untuk menyelesaikan masalah tersebut yaitu :

Cara Menggabungkan Fungsi IF dengan VLOOKUP


Dengan mengetahui dasar rumus IF dan VLOOKUP yang telah saya jelaskan sebelumnya, maka untuk menyelesaikan permasalahan hasil yang tidak sesuai dengan sumber data maka hal perlu anda lakukan adalah menggunakan rumus IF dan VLOOKUP menjadi satu.

Pada gambar diatas terdapat dua tabel dimana tabel sebelah kiri sebagai data sumber dan sebelah kanan adalah rumus IF dan VLOOKUP yang digunakan.
1. Buat data master pada Sheet lain yang saya beri nama DATA.
2. Gunakan Sheet lain (HASIL) sebagai tabel dalam menentukan rumus IF dan VLOOKUP. Untuk rumus yang bisa anda gunakan adalah =IF(B3=VLOOKUP(B3;DATA!$B$3:$E$6;1);VLOOKUP(B3;DATA!$B$3:$E$6;4);"Cek Nama") seperti yang saya beri highlight kuning.
Dan bila diperhatikan jika anda memasukan nama Dedi maka hasil yang didapat adalah "Cek Nama".

Dan jika anda telah memahami penggunaan rumus vlookup, maka anda juga dapat mempelajari bagaimana cara Mengganti Table Array dengan Define Name pada excel yang merupakan bagian dari rumus vlookup. atau sering disebut sebagai tabel array.



2 komentar

Saya sering menggunakan fungsi ini ut menghasilkan pernyataan

memang benar untuk membuat suatu pernyataan / asumsi. Dan ada pula yang menggunakan rumus multi if.

Silahkan berkomentar dengan sopan, terkait artikel yang sedang anda baca. Akan sangat saya hargai jika tidak meninggalkan link. Terima kasih atas kunjungannya.