Thursday, February 6, 2020

Gagal Validasi Hard Token


Internet Banking merupakan salah satu layanan yang banyak digunakan oleh nasabah bank, terutama perusahaan. Karena hal ini dapat mempermudah untuk melakukan transfer dan melihat mutasi rekening secara online. Nasabah tidak perlu lagi melakukan cetak buku, menunggu rekening koran yang dikirimkan oleh bank atau melakukan setor tunai. Semua dapat dilakukan dalam waktu yang diinginkan.


Namun dibalik kemudahan tersebut, adakalanya nasabah mengalami kendala dalam menjalankan transaksi internet Banking. Karena layanan tersebut direkomendasikan memiliki koneksi internet yang stabil. Seperti beberapa waktu yang lalu saya mengalami kejadian dimana saya tidak bisa melakukan approve, atas transaksi transfer. Kejadiannya adalah saat akan melakukan approve saya mendapatkan notifikasi Validation Failure

Penyebab Validation Failure

Pada umumnya gagal suatu validasi saat melakukan approve disebabkan :
1. Layanan Internet yang drop
2. Kesalahan memasukan nomor validasi yang diberikan oleh layanan internet banking
3. Batas waktu yang diberikan telah melewati batas.

Dari ketiga inti permasalahan tersebut di atas, saya coba lakukan inspeksi satu persatu. Dimulai dengan layanan internet. Saya coba dengan menggunakan perintah ping melalui command prompt. Dan hasilnya tidak menemukan masalah.

Inspeksi kedua : Kesalahan memasukan nomor validasi
Saya coba mengulang proses transfer dari langkah awal, dan ternyata saya tetap tidak bisa melakukan approve atas transaksi yang dijalankan.

Dari permasalahan kedua tersebut, akhirnya saya memutuskan untuk menghubungi kantor cabang untuk diteruskan ke IT Support.
Akhirnya saya diminta untuk menghubungi call center. Dan ternyata status hard token saya terkunci, pada tahap Apply2

Cara Mengatasi Validation Failure

Langkah yang dapat dilakukan saat tahap apply 2 Internet Banking Commonwelth :
1. Hubungi Call Center
2. Siapkan data rekening yang terhubung ke layanan Internet Banking
3. Siapkan referensi tanggal lahir, nama ibu kandung.
4. Siapkan nomor seri Hard Token yang tercantum pada bagian belakang Hard token
5. Siapkan user id untuk masuk ke layanan Internet Banking Commonwealth.

Setelah dilalukan verifikasi data, maka call center akan membuka status yang terkunci dari apply 2 tersebut. Sebagai informasi, jika layanan internet banking yang terdaftar adalah personal maka anda dapat menggunakan layanan Call Center. Tetapi bila terdaftar sebagai perusahaan, maka nasabah harus datang ke kantor cabang Bank Commonwealth.

Baca Juga


NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner